Pages

Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

13/12/11

Kejadian-Kejadian yang seru pada saat EL CLASICO

Hai ketemu lagi dengan ahmas disini.... jangan bosan untuk membaca artikel saya ya. hehe  :)






Tak bisa dipungkiri permusuhan antara Real Madrid dan Barcelona sudah mendarah daging sejak zaman dahulu kala bahkan sempat keluar dari arena lapangan hijau jua.

Ibaratnya noda perseteruan sudah tak lagi mungkin dihapus, jadi wajar rasanya jika selalu saja da kejadian panas yang membumbui rivalitas keduanya.

Dalam tulisan ini kami sarikan beberapa momen panas yang telah menghiasi 'laga dari segala laga' bagi sejarah sepak bola dunia ini. Berikut beberapa di antaranya...

1. Dua “Lambaian Tangan” Michael Laudrup

Legenda Denmark ini menciptakan rekor unik dalam sejarah El Clasico. Ia menjadi satu-satunya pemain yang bisa merasakan nikmatnya pembantaian ketika berada di masing-masing klub. Laudrup lebih dahulu berada di Barcelona.

Ia menjadi saksi hidup pada 8 Januari 1994. Saat itu, tiga gol Romario, dan masing-masing satu dari Ronald Koeman plus Ivan Iglesias, membuat perbedaan besar antara tim impian Johan Cruyff (saat itu melatih Barcelona) atas Real Madrid. Ya, Barcelona unggul 0-5 di Bernabeu.

Namun, setahun kemudian, ketika Laudrup hijrah ke Los Blancos, kejadian pahit berubah haluan. Giliran Real Madrid yang mengandaskan Barcelona 5-0 pada 7 Januari 1995. Ivan Zamorano mencetak hattrick dan Luis Enrique plus Amavisca menambah skor yang membuat malam Barcelona begitu gelap gulita. Laudrup pun berhak melambaikan tangan sekali lagi untuk dua klub berbeda.

2. Pepe Reina Dikeroyok Madridista

Pepe Reina, kiper Liverpool, pernah merasakan ganasnya El Clasico. Ia adalah kiper cadangan Barcelona dalam laga Madrid vs Barca pada 18 Maret 2001. Reina tidak sibuk untuk menepis tendangan lawan karena ia cuma berada di pinggir lapangan.

Namun, ia justru sibuk menepis tonjokan seorang Madridista yang seolah ingin meluapkan kekesalan. Lumayan, Reina menerima tiga tonjokan dan aksi itu direkam televisi.

3. Johan Cruyff Datang, Barca Menggulung Madrid 5-0

1974 adalah tahun ajaib bagi Barcelona. Kedatangan maestro sepakbola Belanda ke Camp Nou menjadi berkah tersendiri. Sebelumnya, El Barca lebih dari satu dekade tak memenangkan liga. Namun, begitu Cruyff datang, Barcelona langsung menjuarai Primera Division di musim pertamanya.

Yang lebih sensasional, Cruyff juga mengantar Barcelona menggilas Madrid 0-5 pada 17 Februari 1974 di kandang lawan. Ia mencetak satu gol sementara gol lain dibuat oleh Asensi (2 gol), Juan Carlos, dan Sotil. Tak ayal lagi, ini adalah salah satu kemenangan tergemilang Barcelona sepanjang sejarah atas musuh bebuyutan yang lebih mendominasi gelar La Liga.

4. Samitier, Sang 'Pengkhianat' Paling Beruntung

Hanya sedikit pemain yang berpindah klub secara langsung dari Barcelona ke Real Madrid dan sebaliknya. Penggemar sepakbola era 1990-an tentu masih mengingat kasus Luis Enrique dan Luis Figo. Namun, pengkhianat paling beruntung dalam sejarah kedua klub adalah Josep Samitier.

Ia berpindah klub dari Barcelona yang sudah membesarkan namanya selama 14 tahun ke sang rival abadi, pada Januari 1933.

Pengkhianatan Samitier untuk Barcelona semakin lengkap. Berseragam Los Blancos, ia dua kali bertemu dengan Barcelona.

Dari dua laga tadi, sialnya bagi Cules, Samitier selalu mencetak gol dan Madrid selalu menang. Samitier mengemas 2 gol untuk kemenangan Madrid 2-1 dan satu gol dalam pesta kemenangan 4-0 atas sang rival abadi pada laga berikutnya.

Pemain Barcelona yang pindah ke Real Madrid pertama kali adalah Alfonso Albeniz (1902). Sementara, yang berganti kostum dari Madrid ke Barcelona adalah Luciano Lizarraga pada tahun 1905.

5. Pertandingan Hari Jumat Karena Permintaan Polisi

Hingga kini, jarang sekali ada laga hari Jumat di La Liga. Namun, hal ini pernah terjadi pada 30 April 1976. Tak tanggung-tanggung, laga yang dimainkan adalah laga El Clasico.

Pihak kepolisian meminta laga Real Madrid vs Barcelona saat itu digeser dari jadwal sebelumnya, Sabtu 1 Mei 1976 untuk lebih maju sehari. Alasannya, pihak keamanan takut pada kemungkinan El Clasico digunakan sebagai upaya “pemberontakan”.

Maklum, 1 Mei 1976 adalah Mayday pertama setelah kematian Jenderal Franco. Bukan tidak mungkin Cules yang “nakal” menggunakan laga El Clasico yang bertepatan dengan hari buruh sedunia untuk memberontak.

Laga itu sendiri, berakhir dengan kemenangan Barcelona 0-2. Sala satu gol dicetak oleh mantan pelatih Barcelona pada era 2000-an, Carles Rexach.

6. Aksi Colok Mata Untuk Vilanova Dari Mourinho

Tragedi paling unik terjadi pada Piala Super Spanyol awal musim ini. Madrid tertinggal 3-2 di Camp Nou oleh gol cantik Lionel Messi. Marcelo sepertinya ingin menerapkan doktrin Mourinho, timnya akan kalah dari Barcelona kalau bermain dengan 10 orang.

Karena hingga menit terakhir belum ada pemain Madrid yang diusir, Marcelo pun menebas kaki Cesc Fabregas. Ia keluar dan terjadilah kericuhan.

Konon David Villa mencemooh agama Mesut Ozil dengan menyebutnya teroris. Sementara, Jose Mourinho tak mau melewatkan kesempatan. Ia begitu gemas dengan Tito Vilanova, 
asisten Josep Guardiola, sehingga merasa perlu (hampir) mencolok matanya.




terimakasi sudah melihat postingan dari ahmas .....   :)
 sumber : Click Here

08/12/11

7 Gol Terkontroversial Di Dunia Persepakbolaan

Hello, Makasi Masi Di Blog Saya.. Kali ini saya akan Memberitahukan tentang sesuatu, postingan ini terinspirasi setelah saya memosting 21 Sabun Mandi yang Unik dan Dapat Menipu Mata. sekarang saya akan memosting tentang " 7 Gol Terkontroversial Di Dunia Persepakbolaan ".
 Langsung aja Kita Liat Informasinya --->>>>


Spoiler for Yang pertama:

1. 1986, DIEGO MARADONA, ARGENTINA vs INGGRIS
Di piala dunia meksiko 1986, argentina menjadi kandidat kuat juara, thanks to maradona, semua itu tercapai. Di babak kuarter final melawan inggris, gol kontoversial itu terjadi. Maradona meninju bola dengan tangannya dan sukses mengelabui wasit dan penjaga garis. Protes kiper Peter Shilton dan pemain inggris nggak mengubah keputusan wasit. “Shilton itu tinggi banget. Dia nggak ngeliat apa pun ketika saya meninju bola. Pemain inggris lain yang memberitahu,” jawab maradona 20 tahun sesudah gol kontoversial itu terjadi di Tv argentina. Lucunya pemain Argentina juga nggak ada yang menghampiri maradona untuk merayakan Gol yang terkenal dengan Gol Tangan Tuhan itu. Mereka tahu kalo gol itu nggak sah.



Spoiler for Yang Kedua:
2. 1986, DIEGO MARADONA, ARGENTINA vs INGGRIS.
Usai mencetak gol controversial, maradona melakukan keajaiban yang sukses bikinorang lupa akan kelicikannya di gol pertama. Empat menit setelah gol tangan tuhan, si bogel nan lincah itu meliuk- liuk di lapangan tengah. Sendirian, maradona melewati lima pemain inggris dengan begitu mudah. Pemain belakang inggris seperti orang bodoh dan nggak mampu melakukan apapun, Peter Shilton di kibuli untuk kedua kalinya. Gol ini menjadi gol paling klasik dalam sejarah sepak bola piala dunia.

Spoiler for Yang ketiga:


3. 1986, DIEGO MARADONA, ARGENTINA vs BELGIA.
Kalo ada yang bilang gol aksi maradona melewati lima pemain inggris dan menggetarkan gawang serta mengecoh Peter Shelton adalah sebuah kebetulan, lebih baik berpikir ulang. Di partai semifinal melawan Belgia di piala dunia yang sama, maradona seperti ingin memberi tahu dunia kalo aksi kemaren bukanlah sebuah kebetulan belaka. Kali ini tiga tekel pemain Belgia sukses di lewati. Sambil juggling dengan kaki kiri, tembakannya mengelabui kiper Belgia Jean-Marie Pfaff.

Spoiler for Yang keempat:

4. 1998, MICHAEL OWEN, INGGRIS vs ARGENTINA.
Bicara soal gol spektakuler??? Nama Michael owen harus kita sebut. Pada piala dunia 1998, ia masih dianggap sebagai anak kecil. Tapi owen membuktikan bahwa kakinya memang ajaib. Dan nggak ada partai lebih penting ketimbang Inggris vs Argentina. Tim tango dibuat gugup oleh aksinya di partai putaran kedua. Kekhawatiran itu terbukti benar adanya. Selepas menerima umpan dari David Beckham di garis tengah, owen melesat bagaikan mobil ber-Turbo boost. Owen ngebut kearah Carlos Roa, kiper Argentina. Bek 
argentina yang terkenal garang di buat bagaikan sapi ompong. Mereka Cuma sukses menggiring owen agak ke kanan. Setelah itu kaki kanannya menggetarkan gawang argentina dan menjadi gol indah piala dunia 1998.

Spoiler for Yang kelima:

5. 1970, CARLOS ALBERTO, BRASIL vs ITALIA.
Adakah pemain Brasil yang memiliki tendangan maut jarak jauh??? Carlos Alberto menjadi bukti di piala dunia 1970 meksiko. Selepas menerima umpan dari Pele di sayap kanan, Carlos Alberto menendang bola dari jarak 22,8 meter ke arah gawang Italia. Kiper Enrico Albertosi nggak bisa berbuat apa- apa.

Spoiler for Yang keenam:

6. 1990, ROBERTO BAGGIO, ITALIA vs REP. CEKO.
Piala dunia 1990 italia menjadi saksi kehebatannya. Saat melawan ceko, baggio ngasih unjuk gimana cara bikin gol indah. Umpan Salvatore ‘Toto’ Schillaci di teruskan dengan dribel yang mengecoh dua bek Ceko. Ia kemudian solo Run ke kotak penalty dari sisi kanan sebelum akhirnya mengecoh kiper Jan Stejskal. Fantastik!.

Spoiler for Yang ketujuh sekaligus terakhir gan:

7. 1966, GEOFF HURST, INGGRIS vs JERMAN BARAT.
Inilah gol controversial sepanjang masa. Di partai final inggris bertemu jerman barat. Di babak kedua dengan sisa waktu 15 detik, jerman barat menyamakan kedudukan 2 -2. Di babak perpanjangan waktu itulah gol kontroversi ini terjadi. Tendangan keras Geoff gagal di hadang kiper dan mencium tiang gawang atas. Bola memantul ke bawah. Roger Hunt, pemain inggris yang berada deket bola langsung merayakan gol. Tapi pemain jerman barat protes, tapi wasit Gottfried Dienst (swiss) dan penjaga garis Bakharamov mengesahkan gol tersebut. Unggul 3 -2, supporter inggris merasa udah jadi juara. Di babak akhir, Geoff Hurst kembali mencetak gol. Tapi saat itu lapangan telah di invasi penonton yang nggak sabar merayakan kemenangan inggris. Inggris unggul 4- 2 dengan 2 gol controversial.

Ini dia, Daftar Pemain Terkaya Kita...

Hai, ketemu lagi dengan Ahmas... kali ini saya akan membagikan tentang 10 orang terkaya di nunia saat ini. apabila anda ingin menjadi pemain sepak bola, contohlah pemain-pemain berikut ini, mereka tidak hanya pintar bermain bola, tapi juga kaya raya... hehe   :)

Ini dia, langsung aja gan. :


10. yaitu samuel eto'o yang mencapai kekayaan sebesar $36juta
9. yaitu Frank Lampard yang mencapai kekayaan sebesar $43 juta
8.yaitu Zlatan Ibrahimovic yang mencapai kekayaan sebesar $50juta
7.yaitu Ronney yang mencapai kekayaan sebesar $59juta
6.yaitu T. Henry yang mencapai kekayaan sebesar $60juta
5.yaitu Ronaldinho yang mencapai kekayaan sebesar $90juta
4.yaitu Ricardo Kaka yang mencapai kekayaan sebesar $100juta
3.yaitu Lionel Messi yang mencapai kekayaan sebesar $110juta
2.yaitu C. Ronaldo yang mencapai kekayaan sebesar $160juta

dan tentu saja anda tau sapa dia yaitu

1. yaitu David Beckham yang mencapai kekayaan sebesar $219juta


terima kasi atas partisipasi anda, tetap kunjungi blog saya..... :)  
 salam pengetahuan...
      sumber : Click Disini

25/11/11

Alasan Kenapa Diego Forlan Batal Ke Indonesia

Ayah penyerang Uruguay Diego Forlan, Pablo, mengatakan anaknya tidak masuk skuad tim nasional yang akan melakoni laga persahabatan melawan Indonesia, Jumat (8/10/2010), karena kecewa kepada Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF), yang tidak mengizinkan saudaranya, juga bernama Pablo, mensponsori pertandingan tersebut.

http://www.zonaberita.com/images/diego-forlan.jpg

"Pablo punya kesempatan menggelar partai itu, tetapi pada akhirnya pertandingan itu diselenggarakan oleh orang lain," kata ayah Forlan seperti dilansir Reuters.

"Bagaimana seseorang akan bereaksi bila saudaranya sendiri (Diego) datang ke pertandingan yang aslinya akan ia selenggarakan?" lanjutnya. "Diego tidak akan pergi karena alasan itu," katanya.

Tanda-tanda ketidakhadiran Forlan di Jakarta sudah terlihat sejak Selasa (5 Oktober). Saat itu, semua pemain Uruguay, staf, dan pelatih telah tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta. Namun, Forlan tak kelihatan sama sekali. Ia juga tak terlihat ketika tim Uruguay melakukan latihan di GOR Soemantri, Rabu pagi.

Meskipun demikian, Forlan tetap akan berangkat membela Uruguay saat bertemu tim nasional China pada 12 Oktober mendatang.

Inilah Salah Satu Wasit Sepakbola Terbaik Sea Games XXVI, Kim Jong Hyeok

Sea Games XXVI kali ini berlangsung d Indonesia, yaitu Palembang dan Jakarta sebagai tuan rumahnya.
Dari sekian banyak pertandingan yg diadakan, SEPAKBOLA menjadi olahraga yg paling banyak ditonton oleh masyarakat indonesia.

Ngomong-ngomong tentang sepakbola SEA GAMES XXVI, pasti tahu dengan wasit yang memimpin pertandingan antara Indonesia vs Thailand, dan Indonesia vs Vietnam..? 2 pertandingan itu dipimpin oleh wasit yang sama. Siapa lagi kalau bukan Kim Jong Hyeok.



 Wasit ini adalah kelahiran 31 Maret 1983 (28 tahun.. masih muda..).
Sang wasit asli dari Seoul, Korea Selatan (wajar saja mukanya mirip dengan artis artis Korea).
Mungkin gara gara wajahnya yang agak CUTE, banyak kamu hawa yang teriak teriak histeris ketika dia memimpin pertandingan.

Ketika memimpin pertandingan Indonesia kontra Thailand, dia mengeluarkan kartu merah kepada dua pemain Thailand yaitu Theeraton Bunmathan dan Ekasit Chaobut. Kesannya tegas banget sebagai wasit dan memang semestinya seorang wasit harus seperti itu.
Lucunya lagi pas pemainnya protes, dia juga cuman senyum senyum saja (mungkin gara gara tidak tahu bahasa si pemain ya..?!? 

Tapi yang bikin salut banget adalah, masih muda tapi tegas, cocok untuk dijadikan wasit internasional, tidak seperti wasit kebanyakan dari Indonesia yang tidak pernah tegas..



Tetep senyum pas memberi kartu kuning dan merah:



Waktu tidak tugas :




Ternyata sang wasit ini sudah punya pacar. Nama nya Seungwon Han
Buat para cewek-cewek, jangan pada bunuh diri ya..
hehehehehhee..









Lucu banget melihat reaksi pemain Thailand yang diberi kartu merah :


Beda sekali saat menjadi wasit :

Fakta Unik Tentang Dunia sepak Bola II

1. Carlos Caszely (pemain Chili) adalah pemain yang terkena kartu merah pertama di Piala Dunia, tgl, 14 Juni 1974


2. Kiper Arthur Wharton adalah pemain profesional berkulit hitam pertama. Dia lahir di Ghana dan bermain untuk tim liga Inggris Rotherham United tahun 1889


3. Tahun 1950, India menarik diri dari Piala Dunia karena tidak diijinkan bermain tanpa alas kaki


4. Tahun 1957, hanya tersisa 30 menit, Charlton Athletic berhasil membalikkan skor dari ketinggalan 5-1 atas Huddersfield Town menjadi kemenangan 7-6!


5. Tahun 1998, wasit Inggris Martin Sylvester mengeluarkan dirinya sendiri dengan kartu merah sesaat setelah memukul seorang pemain pada pertandingan The Andover dan District Sunday!


6. Skor Terbesar Di Dunia Dalam Pertandingan Internasional adalah 31-0. Yang Bertanding adalah Timnas Australia melawan Timnas Samoa Amerika

24/11/11

10 Catatan Buruk Tinju Dunia... :(

Tinju Profesional dikenal sebagai "Sweet Science", tetapi dengan adanya korupsi, kolusi, kecurangan, ancaman kekerasan yang melatar belakanginya, dan lahirnya badan baru MMA, telah mengancam eksistensi olahraga tinju professional dunia

Pertandingan Besar masih menghasilkan keuntungan yang besar, kadang jumlahnya sangat mencolok perbedaannya dan inilah 10 peristiwa yang telah memberi kontribusi pada kehancuran olahraga tinju. 

10. James Butler 

Butler adalah seorang pejuang muda yang sangat menjanjikan dari New York City, dikenal dengan julukan "Harlem Hammer".

Pada bulan November 2001, James Butler bertanding melawan Richard "The Alien" Grant. Pertarungan ini merupakan acara amal untuk korban yang selamat dari serangan 11 September. 

Setelah kalah oleh keputusan dengan suara bulat, Butler berjalan ke tengah ring untuk mengucap selamat pada Grant. 

Grant bereaksi dengan meregangkan tangannya dalam gerakan untuk merangkul.Sebaliknya, Butler (yang sudah menanggalkan sarung tinjunya) melemparkan pukulan kuat ke wajah Grant. 

Richard Grant menderita banyak luka wajah termasuk rahang patah, lidah sobek dan beberapa jahitan.Butler, pada gilirannya, ditangkap dan dihukum karena penyerangan, dan dipenjara atas serangan itu. 

Sayangnya, cerita tidak berakhir di situ. James Butler melanjutkan karir setelah kejadian ini, tapi tidak pernah bisa menduplikasi kesuksesan sebelumnya. 

Pada bulan Oktober tahun 2004, Butler ditangkap dan didakwa atas pembunuhan Sam Kellerman, saudara dari analis Tinju dari HBO Max Kellerman, dengan palu, dan kemudian membakar mayatnya di perapian. Butler mengaku bersalah pada tahun 2006, dan dijatuhi hukuman 29 tahun penjara. 

9. Kerusuhan di Madison Square Garden 

Petinju kelahiran Polandia, Andrew Golota masuk ring pada 11 Juli 1996, dengan catatan 27-0 yang luar biasa dan di puncak superstardom.Yang ia harus lakukan adalah bisa melewati mantan juara Heavyweight 38-1 tak terkalahkan , Riddick Bowe. Golota menanggapi dengan kinerja brilian.

Dengan gaya Polandianya dia berkali-kali meninju sang mantan juara ronde demi ronde, sampai sang lawan nyaris tunduk. Dia juga unggul dalam nilai dan tampaknya mendekati menang KO atas lawannya. 

Di ronde ke-7, perjuangan mulai berubah sangat aneh. Golota (untuk alasan yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri) memulai untuk terang-terangan dan berulang kali meninju Bowe di bawah garis sabuk. Golota diperingatkan beberapa kali dan pemotongan poin bahkan dia terima, tetapi pelanggaran terus dia lanjutkan. 

Setelah beberapa pukulan rendah yang lebih mencolok terlihat, wasit terpaksa mendiskualifikasi dia. Dari sudut, Riddick Bowe menanggapi dengan terburu-buru masuk ring dan dengan kejam menyerang Golota dan timnya. 

Hal ini segera memicu kerusuhan rasial yang lebih besar, oleh para penonton. Pihak keamanan MSG tidak dilengkapi untuk menangani perkelahian besar dan harus menunggu polisi kerusuhan New York datang. Personil official tinju personil dan polisi terluka dalam insiden memalukan dan aneh ini. 

8. Hanya Terjadi di Amerika 

Tidak sembarang orang bisa memiliki waralaba sepak bola profesional. Tidak sembarang orang bisa memiliki waralaba bisbol. Tapi siapapun dapat menjadi Promotor perkelahian, bahkan pembunuh yang pernah dihukum karena membunuh operator dari Cleveland. 

Pada tahun 1974, Don King secara besar-besaran mempromosikan pertarungan tinju profesional pertamanya dan ternyata menjadi terkenal karena menampilkan Ali vs Foreman "Rumble in the Jungle" di Zaire. 

Mega-event ini langsung mengubah king menjadi promotor utama dalam tinju selama 30 tahun ke depan. 
Namun, sayangnya sang pemain utama ini suka bermain kotor; banyak eksploitasi dari King yang disembunyikan. 

Dia telah melakukan penipuan demi penipuan di setiap dan hampir semua petinju muda yang dijanjikan untuk bergabung dengan sasananya. 

Don king telah diindikasikan terlibat dalam: pembunuhan, penyuapan, pencurian, taruhan, pelanggaran kontrak, dan pemerasan yang dibantu mafia. Larry Holmes pernah berkata, "Don King merubah gaya rambutnya seperti itu agar dia dapat menyembunyikan tanduknya". 

7. Sonny Liston dan Mafia Sony 

Dengan semua account, Liston memiliki masa kecil yang menyedihkan. Sangat miskin dan banyak mengalami pelecehan fisik, Liston meninggalkan rumah pada usia muda dan berpartisipasi dalam banyak kejahatan dengan kekerasan.

Saat dipenjara, keterampilan tinju dia dapatkan dan segera setelah dibebaskan, ia mulai menghancurkan string lawan dalam perjalanan demi gelar Heavyweight. 

Kecakapan luar biasa Liston menarik perhatian beberapa asosiasi termasuk mafia, Frankie Carbo dan "Blinky" Palermo. Pada saat Sonny Liston berjuang melawan Cassius Clay muda pada tanggal 25 Mei 1965, banyak pers sudah menduga bahwa Liston dikontrol oleh mafia. 

Ia tetap berpartisipasi dalam salah satu perbaikan paling jelas dalam sejarah olahraga. Di babak pertama, Liston melakukan diving dan membiarkan dirinya untuk dipukul oleh pukulan Clay (Ali) yang terkenal dengan "pukulan siluman". Dalam slow motion menunjukkan kombinasi cepat yang tampaknya meleset, atau hanya menyerempet Liston. 

Kebetulan, pertarungan pertama mereka juga berakhir kontroversial ketika Liston menolak untuk keluar dari sudutnya pada ronde ke 7, dia mengklaim cedera bahu. Sonny Liston akhirnya mati 5 tahun kemudian, dalam keadaan dan situasi yang sangat mencurigakan. 

6. Korupsi Richard Steele 
Sebuah peristiwa yang sangat langka terjadi pada tanggal 17 Maret 1990. Pada malam ini dua juara tak terkalahkan, baik di kelas berat dan dalam pertandingan utama mereka, berjuang satu sama lain. 

Julio Cesar Chavez yang mempunyai rekor pertandingan 68 kali menang dan tidak pernah kalah (dipromotori oleh Don King) bertemu peraih medali emas Olimpiade tak terkalahkan, dan juara kelas menengah, Meldrick Taylor. 

Chavez adalah favorit juara tapi Taylor yang mendominasi pertarungan dari bel pembukaan. Pada akhir ronde kecepatan Taylor mulai berkurang namun ia masih memimpin dalam perolehan nilai termasuk di ronde terakhir. 

Beberapa saat sebelum akhir pertandingan, Chavez mencetak knockdown tapi Taylor bangkit berdiri dengan cepat.pertandingan terus terjadi, Taylor akan tetap dimenangkan dengan keputusan suara bulat, tapi itu tidak terjadi. 

Wasit pertarungan, Richard Steele, menghentikan pertandingan saat waktu tersisa 2 detik di ronde terakhir, dan memberi kemenangan kepada Chavez. 

Terjadilah protes langsung dari pihak Taylor, tapi Nevada State Athletic Commission (badan yang integritasnya sering dipertanyakan) bersikeras dengan keputusan akhir ini. 

Karir dan kesehatan Taylor selanjutnya hancur dan dicuri, hal ini menjadi ritual yang disukai petinju Don King, yang hobi menodai sportifitas olahraga Tinju. 

5 Skandal Internasional Boxing Federation (IBF)

IBF adalah badan tinju utama yang berbasis di New Jersey. Masing-masing badan tinju mempunyai juara dari versinya. Juara hanya diperbolehkan untuk melawan petinju peringkat di atas 15. Peringkat komite menentukan siapa yang mendapatkan peringkat. 

Ketua komite penentu Peringkat memiliki keputusan terakhir dan terkenal dengan korupsinya. Pada bulan November 1999, Presiden IBF Bob Lee Sr didakwa dan dihukum atas tuduhan banyak pemerasan. 

Lee bersekongkol dengan ketua peringkat lainnya, C. Douglass Beavers, untuk rig sistem peringkat dengan mendukung petinju yang promotornya berani membayar suap pada mereka lebih besar. 

Duo ini secara rutin menghasilkan ratusan ribu dolar dari orang seperti Don King dan Cedric Kushner, sebagai imbalan atas penggelembungan peringkat pertarungan mereka. Promotor yang tidak membayar tidak mendapatkan gelar. 

Hasilnya adalah sebuah sistem yang benar-benar korup yang tidak berdasarkan prestasi. Inilah salah satu sisi gelap olahraga tinju. 

4. Tinju bukan berasal dari jaman keemasan 

James D. Norris adalah orang yang sangat kaya dan sangat kuat pada pertengahan abad ke-20. Ia memiliki banyak perusahaan dan sangat terlibat di dunia olahraga, termasuk memiliki waralaba Nasional Hockey League, memiliki kepentingan besar di Madison Square Garden dan pacuan kuda. Jim Norris juga individu yang sangat buruk dan dikenal luas bergaul dengan penjahat. 

Sebagai presiden dari International Boxing Club, Norris memiliki monopoli virtual pada pertandingan kejuaraan, karena kontrak yang menguntungkan itu IBC harus disiarkan di televisi nasional. 

Jim Norris secara pribadi bertanggung jawab untuk memperbaiki berbagai bukti, termasuk Harry Thomas vs Max Schmeling pada tahun 1937, dan Jake LaMotta vs Billy Fox pada tahun 1946. Korupsinya secara nyata tidak mengenal batas. 

Selain pengaturan pertandingan dia juga tidak resmi mengelola banyak petinju (yang biasanya bertentangan dengan keinginan mereka) dan membujuk mereka untuk menyewa rekan-rekannya sebagai penasihat. 

3. Olympiade Seoul, Korea - 1988 

Banyak orang ingat Roy Jones Jr muda dirampok medali emas Olimpiade nya oleh hakim korup, tetapi hanya sedikit yang ingat dengan kejadian yang lebih buruk yang mendahuluinya. 

Keith Walker dari Selandia Baru, official pertarungan kelas bantam antara Byun Jong Il dari Korea Selatan dan Alexander Hristov dari Bulgaria. Pertarungan ini adalah penuh kebusukan dan Walker harus berulang kali menghukum Jong untuk menyeruduk kepala. 

Pada akhir pertarungan, Hristov diumumkan sebagai pemenangnya tapi ini hanya membuat marah tuan rumah pendukung Jong. 

Sejumlah offisial tinju dari Korea Selatan dan pelatih menyerbu ke ring dan dengan kejam menyerang wasit Keith Walker dengan pukulan, tendangan, botol dan bahkan kursi. Walker ketakutan dan nyaris tidak bisa lolos dari cedera serius dan langsung menuju ke bandara dan mengambil pesawat pertama kembali ke New Zealand. 

Membuat malu dan mempermalukan, Presiden Federasi Tinju Korea dan Presiden Komite Olimpiade Korea, kedua-duanya mengundurkan diri setelah insiden menyedihkan ini. 

2. Actions of Panama Lewis 

Pada masanya, Carlos "Panama" Lewis adalah seorang pelatih kelas dunia, namun di sisi lain, karakternya sama sekali tidak kelas dunia. 

Meskipun sudah berada di bawah awan kecurigaan karena diduga memberikan para petinju nya air yang dibubuhi stimulan ilegal dan untuk perjudian pada pertarungan yang melibatkan dia dalam tindakan kotor ini, Panama Lewis mengarang sebuah rencana jahat untuk petinjuya, Luis Resto. 

Pada tahun 1983, Resto tak lebih dari seorang petarung amatir pekerja harian, dan baru menjadi lawan profesional ketika ia melawan juara tak terkalahkan Billy Collins Jr bintang baru, pada 16 Juni 1983 

Mengetahui lawan Resto yang jauh di atasnya, Panama sang pelatihnya mengeluarkan busa dari sarung tangan dan menambahkan pemberat ilegal pada sarung tinjunya. Luis Resto melanjutkan dengan menyiksa lawannya yang tidak curiga selama 10 ronde. 

Setelah dinyatakan sebagai pemenang, Resto mendekati sudut Collins. Ayah Collins, yang sempat mencurigai kekuatan baru Resto, menyentuh tangan Resto dan segera memberitahu para offisial. 

Sarung tangan tinju itu disita oleh state Athletic Commission dan keduanya dimasukkan dalam tuduhan. Panama Lewis dan Luis Resto secara permanen dicabut izin usahanya dan diberi hukuman penjara. 

Sayangnya, Billy Collins Jr tidak akan bertarung lagi, karirnya yang pernah menjanjikan hancur oleh luka yang ia terima. Collins Jr mati kurang dari satu tahun kemudian, diputuskan karena bunuh diri meskipun banyak kecurigaan 

1. Kematian Duk Koo Kim

Seorang superstar di Korea Selatan, Kim telah naik sampai ke peringkat satu petinju kelas ringan dan mencoba meraih gelar juara dunia melawan Ray "Boom Boom" Mancini, pada tanggal 13 November 1982.

Pertarungan itu sangat brutal, khususnya untuk Kim, yang telah mulai terjatuh di ronde akhir setelah menerima begitu banyak pukulan yang luar biasa dari sang juara. 

Pada bagian awal ronde 14, Mancini memukul Kim dengan tangan kanan yang menyebabkan dia terhempas menuju tali ring dan lalu menghantamkan kepalanya di kanvas. 

Kim berhasil bangkit, tetapi perkelahian itu dihentikan oleh wasit. Beberapa menit kemudian Duk Koo Kim jatuh dan mengalami koma, dibawa keluar dari ring dan langsung ke rumah sakit. 

Tragisnya, bintang tinju Korea ini meninggal 4 hari kemudian dari trauma otak parah. Dari ratusan korban ring tinju yang pernah dicatat, kematian Kim adalah salah satu yang paling menyedihkan. 

Lawan Kim, Ray Mancini, tidak akan pernah lagi menjadi petarung kaliber yang sama, dan secara luas mengumumkan bahwa ia menyalahkan dirinya sendiri atas kematian Kim. 

Ibu Kim melakukan bunuh diri tiga bulan setelah kematian anaknya dengan minum sebotol pestisida.Wasit pertarungan, Richard Green, dirundung oleh rasa bersalah, juga melakukan bunuh diri tidak lama setelah kematian kim. 

Baca Selengkapnya : http://www.whooila.com/2011/04/10-catatan-sejarah-paling-kelam-dari.html#ixzz1ecECMDOz
Whooila! - Gudang Fakta Unik dan Aneh